Bismillahirrahmanirrahim.
Sesaat ku melihat bulan yang indah di langit malam.
Cahaya yang hangat, dan indah bersemayam.
Seraya menghilangkan kegerahanku selama ini.
Namun kini cahayamu kian terang.
Kehangatanmu sirna, bak panasnya matahari.
Biasa kulihat indah dan menawan,
Kini mataku tak sanggup melihatnya.
Sesaat ku menoleh kearahmu,
Saat itu pula cahayamu seakan membakar mataku.
Kini ku menepi dibawah pohon yang rindang,
Dan menanti cahayamu hilang,
Ditelan oleh sang pemilik waktu.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar