Sabtu, 23 September 2017

Apapun

Perlu waktu cukup lama sebenarnya untuk kembali menatap dinding hitam blog ini. Sudah cukup lama pula kerinduan ini untuk kembali bisa menulis. Namun hati ini seperti kosong ketika akan menulis. Dan hari ini, di hari sabtu yg agak kelabu mari kita mulai kembali menulis. Dan maaf mungkin tulisan saya sedang tak seindah dulu. Karena kesibukan dan kemalasan dalam membaca buku beberapa akhir ini sehingga interpretasi kepenulisan saya sudah agak menghilang. 

Maaf beberapa mencoba menghubungi email dan beberapa media sosial mengenai isi blog ini. Dan bertanya mengenai beberapa tema yang saya tulis. Maaf beribu maaf saya mencoba mencari bahan dan sumber tersebut, namun saya tidak dapat menemukan karena tersimpan dalam laptop saya yang dulu. yang kini laptop itu sudah berpindah tangan tanpa seizin saya. Sehingga data - data tersebut hilang sebelum sempat saya back up. 

Intinya mari kita kembali merutinkan kegiatan membaca, menulis, dan berdiskusi. Ada buku yang telah saya beli namun belum sempat saya baca. Dan saya berkeinginan untuk membuatkan resume dalam setiap buku yang saya baca di blog ini. Semoga diberi jalan nantinya untuk membaca satu persatu.

Sungguh saya ingin mencurahkan isi hati saya kedalam blog ini seperti dulu. Karena banyak sekali pengalaman - pengalaman yang ingin saya sampaikan. Tapi sepertinya tidak, cukup lah saya yang mengetahui masalah - masalah tersebut. Karena cukup sensitif jika disampaikan :D 

Jika malam telah menjadi pagi
Apakah kau pernah merindukan malam kemarin
Sementara kau tau bahwa malam kan datang malam ini

Jika setitik batu telah terluka oleh tetesan air terus menerus
Apakah batu itu kemudian lari?

Dan jika hembusan sinar pagi menunjukkan hangatnya
Tapi kau tak bisa merasakannya
Mungkin indra meminta lebih

Langkah kecil itu ternyata tetaplah masih kecil
Ku tau kau pernah mengucapkan bahwa ku tidak akan pernah mengerti
Biarkan aku tak mengerti
Karena ketika ku mengerti, 
Ku kan sadar bahwa yg dulu dalam genggaman perlahan mulai lepas


Senin, 27 Juni 2016

OST Shigatsu wa Kimi no Uso "Kirameki by Wacci"



Yaps, kali ini saya akan membagikan sebuah lagu yang menurut saya indah, baik melodi, lirik, dan instrumentnya. Lagu ini sebenarnya ada dalam anime yang berjudul Shigatsu wa Kimi no Uso atau Your Lie in April pada episode akhir (22).

Selain itu karena lirik lagu ini romance banget dan bikin baper, maka sengaja saya share biar ke"baper"an saya nular ke kalian. ^^v

Kirameki "Kemilau"
Shigatsu wa Kimi no Uso Ending Episode 22
By : Wacci


Romaji :
ochikondeta toki mo ki ga tsukeba waratteru
futari nara sekai wa iki o fukikaeshita
itsumo no kaerimichi ashioto kizamu rizumu
ameagari machi o nuketeyuku kaze no yasashii nioi

Kamis, 22 Oktober 2015

Perjalanan Haji Part 2 : Pemberangkatan

Perjalanan Haji Part 2 adalah kelanjutan dari Perjalanan Haji Part 1 : Prolog, yang berisi tentang segala persiapan sebelum pemberangkatan. Bagi yang belum membaca, saya sarankan untuk membacanya terlebih dulu supaya memiliki pemahaman yang berkelanjutan.

Penjelasan ini akan kami mulai pemberangkatan dari rumah. Ketika dirumah biasanya 2 – 3 minggu sebelum berangkat, adat orang jawa adalah melakukan tasyakuran dengan mengundang para tetangga dan saudara. Hal ini bertujuan untuk bersyukur kepada Allah bahwa kita sudah bisa melunasi seluruh biaya haji dan sekalian memohon maaf kepada para tetangga. Selain itu juga ditanya ke para tetangga jika jamaah haji ada hutang mohon segera ditagih, sehingga saat berangkat sudah lunas. 

Kemudian sehari sebelum berangkat alangkah lebih baik seluruh keluarga dikumpulkan bersama – sama. Baik kakek, nenek, kakak, adik, pakde dan budhe, anak –anak, cucu, beserta keponakan, Hal ini bertujuan untuk berpamitan dan saling bermaafan. Selain itu juga mohon kerjasamanya dalam menjaga Bapak, Ibu, Anak atau yang akan ditinggal dirumah. Dan juga mohon bantuannya dalam menjaga harta benda yang ditinggalkan. Yang terakhir mohon bantuan Do’a untuk saling mendoakan. Dimana jamaah haji ketika di Al – Haram mendoakan para saudara dan para tetangga sekalian, dan para saudara dan tetangga yang dirumah mendoakan keselamatannya hingga pulang ke tanah air.

Rabu, 21 Oktober 2015

Perjalanan Haji Part 1 : Prolog

Labaikkallah humma labbaik, labbaik kala syarikala kala baik, innalhamda wa ni’mata laka wal mulk la syarikalak.
Allahumma sholi ala sayidina muhammad wa ala ali sayidina muhammad.
Allahumma inna asluka ridloka wal jannata, wa na udzubika min sakhotika wan naar.
Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina adzabannar.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Begitulah, kalimat dzikir nan indah tersebut terus terucap. Perjalanan 5 jam dari Bandara International King Abdul Aziz Jeddah hingga sampai di maktab (hotel) Makkah al Mukarramah. Berangkat dari rumah tanggal 6 September, dan singgah satu hari di asrama haji sukolilo surabaya. Dilanjutkan tanggal 7 pemberangkatan ke Saudi Arabia.

Akan kami ceritakan kepada anda sekalian para pembaca budiman, perjalanan religi luar biasa yaitu Pergi Haji Tahun 2015 M / 1436 H  Kloter SUB 38, Gelombang Kedua. Tujuan saya menulis ini adalah yang pertama sebagai pembelajaran dan catatan pribadi saya, agar nantinya ketika kelak akan beribadah haji (lagi) bisa membaca literatur ini. Dan yang kedua adalah, jarangnya saya mencari literatur yang pas dan runut dari awal hingga akhir perjalanan haji. Walaupun setiap jamaah haji tidaklah sama pengalamannya, namun saya berharap sedikit tulisan ini bisa berarti.

Sabtu, 02 November 2013

Kelompok Manakah Kita?

Saudaraku, mari kita mencoba merenung sejenak, mari melihat bagaimana diri kita merespon ketika panggilan untuk berperan serta dalam perjuangan di jalan Allah dikumandangkan. Bagaimana kita merespon ketika panggilan dakwah meminta peran serta kita dengan segala yang ada pada kita. Adakah kita menjadi salah satu dari sekian banyak potret kelompok yang punya cara yang berbeda-beda dalam merespon panggilan Allah. Ketika seruan Allah dalam firmannya: