Ada yang tau apa MPKD2??? Jika belum tau itu adalah sebuah singkatan dari Mukhoyam Pandu Keadilan Dasar 2. Jika kalian jeli pasti merasa ada yang aneh dengan singkatan tersebut… Yapz, itu adalah salah satu sarana tarbiyah dari sebuah partai politik di Indonesia. MPKD2 itu diperuntukkan bagi semua Kader Muda PKS, yang dimana dalam PKS itu sendiri terdapat beberapa jenjang ke anggotaan. Kader muda dalam PKS itu sebenarnya masih dikatakan kader pendukung dan belum menjadi kader inti {http://pk-sejahtera.nl/about/}. Namun dalam kenyataan di lapangan sarana tarbiyah yang tlah diberikan, dirasakan oleh kader muda sungguh sudah sangat bermanfaat. Apalagi nantinya jenjang yang lebih tinggi, hehe. Jadi pengen naik jenjang ^^
Let’s BaCk To Our tOpIc. MPKD2 tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dilaksanakan oleh DPW (biasanya dilaksanakan oleh DPD). Raaaammmmeeee, itu yang tersaji dalam MPKD2 kemarin. DPW membagi menjadi 3 cluster yg dilaksanakan di 3 daerah berbeda, yaitu Tuban, Blitar, dan Lumajang. Dan kemarin saya berkesempatan ikut di daerah Lumajang. Di Lumajang sendiri yang ikut terdiri dari beberapa DPD kota dan kabupaten di Jawa Timur, yaitu Malang Raya (paling banyak orangnya ni, hehe), Pasuruan, Bangil, Batu, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember dan tentunya Lumajang.
Pemberangkatan dilaksanakan di Taman Krida Budaya Kota Malang. Dari Kota Malang sendiri insyaAllah ada 56 peserta dimana setengahnya adalah mahasiswa. Hidup Mahasiswa!!! haha… Ada kejadian waktu pemberangkatan ini, karena saya ketahuan gak bawa sepatu padahal jelas di peralatan yang dibawa harus bawa sepatu, OMG… Pulanglah saya dengan pinjem motor panitia, dan akhirnya ngebut layaknya Valentino Rossi yg lagi bawa motor YZR M1-nya. Maafin saya ya temen2, kalian harus nunggu saya 15 menit (keadaannya semua udah naik truk).
Berangkatlah saya beserta semua peserta ke TKP, dan di jalan saya merasa was-was. Karena ternyata lewat Turen, dan disanalah Ibu dan Ayah bekerja. Di pikiranku saat itu “Kalau ketahuan aku naik truk berbendera PKS, dan pakai baju kepanduan, ngenes banget ni, bisa-bisa aq diceramahin abis2an dirumah” Alhamdulillah gak ketemu, horeeee… Ok, singkat cerita sampai di TKP dan langsung sholat jum’at di lapangan.
MPKD2 dilaksanakan selama 3 hari, dengan 1-2 hari adalah latihan fisik dan beberapa latihan Rescue, beladiri simple, outbond, dll. Sementara hari ketiga adalah longmarch (jalan kaki dengan bawa ransel penuh barang) selama 6,5 jam. Dengan tidur hanya 2 jam per hari disertai latihan fisik yang menguras keringat, Alhamdulillah masih bisa berdiri sampai hari ini, hehe…
Selama 3 hari tersebut makan hanya dengan mie instan dan nasi + krupuk. Tapi semangatnya gak pudar dan semakin menjadi. Banyak sekali cerita cerita yang ingin disampaikan disini, misalnya sholat dhuhur dengan kondisi hujan deras, wudhu dengan air hujan, lalu tetap sholat di lapangan, bagaikan sholat di tengah sungai. Baru kali ini sholat dengan cuaca seperti itu, MasyaAllah sungguh kereeennnn.
Intinya gak kapok buat ikut MPK-MPK selanjutnya…
Salam Kepanduan Saudaraku…
Let’s BaCk To Our tOpIc. MPKD2 tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dilaksanakan oleh DPW (biasanya dilaksanakan oleh DPD). Raaaammmmeeee, itu yang tersaji dalam MPKD2 kemarin. DPW membagi menjadi 3 cluster yg dilaksanakan di 3 daerah berbeda, yaitu Tuban, Blitar, dan Lumajang. Dan kemarin saya berkesempatan ikut di daerah Lumajang. Di Lumajang sendiri yang ikut terdiri dari beberapa DPD kota dan kabupaten di Jawa Timur, yaitu Malang Raya (paling banyak orangnya ni, hehe), Pasuruan, Bangil, Batu, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember dan tentunya Lumajang.
Pemberangkatan dilaksanakan di Taman Krida Budaya Kota Malang. Dari Kota Malang sendiri insyaAllah ada 56 peserta dimana setengahnya adalah mahasiswa. Hidup Mahasiswa!!! haha… Ada kejadian waktu pemberangkatan ini, karena saya ketahuan gak bawa sepatu padahal jelas di peralatan yang dibawa harus bawa sepatu, OMG… Pulanglah saya dengan pinjem motor panitia, dan akhirnya ngebut layaknya Valentino Rossi yg lagi bawa motor YZR M1-nya. Maafin saya ya temen2, kalian harus nunggu saya 15 menit (keadaannya semua udah naik truk).
Berangkatlah saya beserta semua peserta ke TKP, dan di jalan saya merasa was-was. Karena ternyata lewat Turen, dan disanalah Ibu dan Ayah bekerja. Di pikiranku saat itu “Kalau ketahuan aku naik truk berbendera PKS, dan pakai baju kepanduan, ngenes banget ni, bisa-bisa aq diceramahin abis2an dirumah” Alhamdulillah gak ketemu, horeeee… Ok, singkat cerita sampai di TKP dan langsung sholat jum’at di lapangan.
MPKD2 dilaksanakan selama 3 hari, dengan 1-2 hari adalah latihan fisik dan beberapa latihan Rescue, beladiri simple, outbond, dll. Sementara hari ketiga adalah longmarch (jalan kaki dengan bawa ransel penuh barang) selama 6,5 jam. Dengan tidur hanya 2 jam per hari disertai latihan fisik yang menguras keringat, Alhamdulillah masih bisa berdiri sampai hari ini, hehe…
Selama 3 hari tersebut makan hanya dengan mie instan dan nasi + krupuk. Tapi semangatnya gak pudar dan semakin menjadi. Banyak sekali cerita cerita yang ingin disampaikan disini, misalnya sholat dhuhur dengan kondisi hujan deras, wudhu dengan air hujan, lalu tetap sholat di lapangan, bagaikan sholat di tengah sungai. Baru kali ini sholat dengan cuaca seperti itu, MasyaAllah sungguh kereeennnn.
Intinya gak kapok buat ikut MPK-MPK selanjutnya…
Salam Kepanduan Saudaraku…






Tidak ada komentar:
Posting Komentar