Rabu, 21 Oktober 2015

Perjalanan Haji Part 1 : Prolog

Labaikkallah humma labbaik, labbaik kala syarikala kala baik, innalhamda wa ni’mata laka wal mulk la syarikalak.
Allahumma sholi ala sayidina muhammad wa ala ali sayidina muhammad.
Allahumma inna asluka ridloka wal jannata, wa na udzubika min sakhotika wan naar.
Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina adzabannar.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Begitulah, kalimat dzikir nan indah tersebut terus terucap. Perjalanan 5 jam dari Bandara International King Abdul Aziz Jeddah hingga sampai di maktab (hotel) Makkah al Mukarramah. Berangkat dari rumah tanggal 6 September, dan singgah satu hari di asrama haji sukolilo surabaya. Dilanjutkan tanggal 7 pemberangkatan ke Saudi Arabia.

Akan kami ceritakan kepada anda sekalian para pembaca budiman, perjalanan religi luar biasa yaitu Pergi Haji Tahun 2015 M / 1436 H  Kloter SUB 38, Gelombang Kedua. Tujuan saya menulis ini adalah yang pertama sebagai pembelajaran dan catatan pribadi saya, agar nantinya ketika kelak akan beribadah haji (lagi) bisa membaca literatur ini. Dan yang kedua adalah, jarangnya saya mencari literatur yang pas dan runut dari awal hingga akhir perjalanan haji. Walaupun setiap jamaah haji tidaklah sama pengalamannya, namun saya berharap sedikit tulisan ini bisa berarti.

Sabtu, 02 November 2013

Kelompok Manakah Kita?

Saudaraku, mari kita mencoba merenung sejenak, mari melihat bagaimana diri kita merespon ketika panggilan untuk berperan serta dalam perjuangan di jalan Allah dikumandangkan. Bagaimana kita merespon ketika panggilan dakwah meminta peran serta kita dengan segala yang ada pada kita. Adakah kita menjadi salah satu dari sekian banyak potret kelompok yang punya cara yang berbeda-beda dalam merespon panggilan Allah. Ketika seruan Allah dalam firmannya:

Jumat, 01 November 2013

Al Indhibath (Disiplin)

Secara etimologi indhibath berasal dari kata dhobth yang berarti komitmen dengan sesuatu. Ustadz Fathi Yakan memberikan definisi al-indhibath dengan komitmen kepada Islam dan hukum-hukumnya serta menjadikannya sebagai poros kehidupan, pijakan berfikir, dan sumber hukum dari setiap permasalahan. Ada beberapa kisah mengenai AL-Indhibath. Diantaranya adalah tentang seekor semut.
Konon bila ada seekor semut berjalan berputar-putar atau zigzag, maka artinya ia memang sedang bertugas mencari bahan makanan bagi kaumya. Bila menemukan sepotong daging kembang gula atau objek lainnya, di jamin ia tak akan menghabiskannya atau mengangkatnya sendirian. Ia akan berputar-putar sejenak untuk mengukur dan menghitung berapa pasukan semut yang diperlukan. Pulang ke sarang ia berjalan lurus dengan melepaskan asam melalui ekornya yang akan menjadi garis navigasi bagi para pekerja yang akan melaluinya dengan disiplin. Coba-cobalah meletakkan sekeping cokelat atau gula di tepi garis asam semut itu, mereka tetap takkan tergoda. Demikian akurat semut menggunakan  institusinya yang mengajarkan  manusia kapan musim hujan dan kapan musim kemarau akan datang, demikian pula disiplin mereka. Menimbun logistik untuk musim yang lebih panjang dari usia mereka, tetapi bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan kepentingan kaum dan bangsa.

Selasa, 29 Oktober 2013

Alternatif Pekerjaan Plat Lantai

Seringkali plat (dak) lantai dibuat dengan cara konvensional bisa dengan memakai adukan molen atau melalui delivery order (dengan truk molen). Namun dengan perkembangan zaman yang sangat pesat, bahkan HP sekarang udah gk cuma buat telpon ato sms doang (walau wujud HP saya masih tetap seperti 7 tahun yg lalu). Makanya nge-dak pun sekarang dipermudah dengan berbagai macam cara dan solusi mudah bin murah.
1. Yang pertama adalah dengan menggunakan Beton Keraton.
Beton kraton ini merupakan salah satu alternatif dalam membuat beton pelat lantai (ngedak) dengan memakai material beton kraton “Keraton” karena dari sisi ekonomis lebih murah dan dari sisi kekuatan tidak kalah dengan sistem dak konvensional. Keramik komposit secara fisik seperti balok bata akan tetapi memiliki lubang pada bagian tengahnya, beton keraton merupakan pelat berusuk. Lubang-lubang tersebut sudah dihitung sedemikian rupa dan melewati proses beberapa pengujian sehingga bahan ini dijamin kuat untuk dijadikan beton pelat lantai, sebagai solusi ngedak murah. Sistemnya seperti pekerjaan kolom bangunan, ada blok-blok keraton yang dijajar kemudian dirangkai dengan besi, beton blok yang terjajar ini kemudian disiram cairan beton.
Keuntungannya: bisa dipakai untuk bangunan 2-5lantai. Lebih murah, kekuatannya setara beton konvensional, lebih ringan dari eton biasa, 180-20kg/m2, saat pembuatan tetap memerlukan bekisting.

Kamis, 24 Oktober 2013

Pengertian Analisa Fungsi (FAST)


Analisa fungsi adalah sebuah jalan dalam mendapatkan atau mengetahui fungsi-fungsi yang tidak diperlukan. Fungsi tersebut disajikan dalam bentuk perbandingan Cost dan Worth. Yang menunjukkan tingkat keberadaan biaya yang tidak diperlukan.
Menurut Zimmerman dan Hart (1982), cost didefifnisikan sebagai apa yang kita bayarkan untuk suatu produk tertentu, sedangkan worth adalah biaya tersedikit untuk mendapatkan fungsi suatu produk. Analisa ini selalu mendasar setiap obyek pada fungsi atau kegunaan obyek tersebut terhadap keseluruhan item.
Selain itu tujuan dari analisa fungsi ini adalah untuk mendapatkan suatu perbandingan antara biaya dengan nilai manfaat yang dibutuhkan untuk menghasilkan fungsi tersebut. Jika hasil rasio cost/worth > 2 tidak perlu dilakukan VE dikarenakan worth tidak ada atau nilai < biaya.