Seringkali plat (dak) lantai dibuat dengan cara konvensional bisa dengan memakai adukan molen atau melalui delivery order (dengan truk molen). Namun dengan perkembangan zaman yang sangat pesat, bahkan HP sekarang udah gk cuma buat telpon ato sms doang (walau wujud HP saya masih tetap seperti 7 tahun yg lalu). Makanya nge-dak pun sekarang dipermudah dengan berbagai macam cara dan solusi mudah bin murah.
1. Yang pertama adalah dengan menggunakan Beton Keraton.
Beton kraton ini merupakan salah satu alternatif dalam membuat beton pelat lantai (ngedak) dengan memakai material beton kraton “Keraton” karena dari sisi ekonomis lebih murah dan dari sisi kekuatan tidak kalah dengan sistem dak konvensional. Keramik komposit secara fisik seperti balok bata akan tetapi memiliki lubang pada bagian tengahnya, beton keraton merupakan pelat berusuk. Lubang-lubang tersebut sudah dihitung sedemikian rupa dan melewati proses beberapa pengujian sehingga bahan ini dijamin kuat untuk dijadikan beton pelat lantai, sebagai solusi ngedak murah. Sistemnya seperti pekerjaan kolom bangunan, ada blok-blok keraton yang dijajar kemudian dirangkai dengan besi, beton blok yang terjajar ini kemudian disiram cairan beton.
Keuntungannya: bisa dipakai untuk bangunan 2-5lantai. Lebih murah, kekuatannya setara beton konvensional, lebih ringan dari eton biasa, 180-20kg/m2, saat pembuatan tetap memerlukan bekisting.
Kekuatan material ini sudah diuji laboratorium yang mendapat hasil bawah keratin akan melendut pada beban diatas 500 kg/m. Hasil ini sesuai dengan loading Test-II No LB/BPPU/001-12/IX/9906.09.99. ringan (sekitar 180 -225 kg/m2) dibandingkan dengan beton (sekitar 240 kg/m2), ini karena keraton memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Walaupun bobotnya ringan, hal ini tidak berpengaruh pada kualitasnya yang sejajar dengan kualitas beton K 175 yang mempunyai tegangan ijin maksimum sebesar 55 kg/cm². Bobot yang ringan ini menyebabkan beban strukur yang didukung oleh kolom bisa dihemat. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan bobot yang ringan akan memperkecil gaya gempa yang diterima oleh stuktur bangunan. Ini berarti bila mengalami keruntuhan, lantai tidak akan runtuh dalam bentuk lempengan besar dan berat tetapi dalam bentuk lempengan kecil sehingga tidak membahayakan penghuni. Dalam Rumus Newton F=m.a . Jadi jika massa bangunan berkurang maka gaya gempa yang terjadi akibat percepatan gempa juga berkurang. Adanya rongga di dalam komposit keramik beton akan memudahkan kita untuk menangkap “sinyal” bila plat/dak beton itu akan runtuh. Hal ini bisa diibaratkan dengan sepotong bambu yang digunakan sebagai perancah. Bila diinjak dan akan patah maka bambu akan memberikan “sinyal” bahwa ia akan patah, diantaranya dengan mengeluarkan suara “krek”. Berbeda jika bila perancah yang digunakan adalah kayu. “sinyal” ini tidak ada karena kayu tidak mempunyai rongga didalamnya. Bila patah ia langsung patah Juga berfungsi sebagai peredam suara dan panas dan yang mana rongga didalam bata keraton ini juga memberikan keuntungan tambahan yaitu dapat meredam panas dan bunyi karena berfungsi sebagai isolator. Sebagai elemen estetika,dapat diperlakukan dengan diekspos sehingga memberikan dampak visual natural pada design interior. Rongga juga bagus terhadap suara (lebih kedap ) juga terhadap termal, jadi mestinya lebih sunyi dan dingin. Biaya menggunakan beton kraton Ekonomis / murah. tanpa (sangat sedikit) menggunakan perancah (bekisting) kayu, tulangan hanya satu arah sehingga mengurangi pemakaian besi. Dan pemakaian beton sangat sedikit sehingga menghemat material.Dapat berfungsi sebagai perancah tetap, dipasang tanpa perlu pembongkaran. Jadi jelas dari segi perancah ada penghematan.
Lama waktu pengerjaan beton kraton lebih cepat pemasangannya, dan tidak membutuhkan perancah kayu sehingga ramah lingkungan dengan penggunaan kayu yang sangat sedikit. Pada saat pemasangan tidak menggangu lantai bawahnya, karena tidak memerlukan penyangga perancah seperti pada pembuatan plat lantai beton biasa.Lebih cepat, sehingga dapat membuat plat/dak beton tanpa harus membongkar atap rumah keseluruhan terlebih dahulu.

2. PANEL DINDING HEBEL
Super Panel Dinding Hebel memberikan banyak keuntungan untuk pemakaian dinding internal maupun eksternal. Dengan pemasangan yang efisien (satu grup/ 2 pekerja dapat memasang kurang lebih 35 m2 per hari) dan hemat, Super Panel Dinding Hebel memberikan efisiensi ruang yang lebih besar karena ketebalannya yang hanya 7,5 cm. Tersedia juga ketebalan 10 cm, 12,5 cm, atau menurut kebutuhan.
1. Yang pertama adalah dengan menggunakan Beton Keraton.
Beton kraton ini merupakan salah satu alternatif dalam membuat beton pelat lantai (ngedak) dengan memakai material beton kraton “Keraton” karena dari sisi ekonomis lebih murah dan dari sisi kekuatan tidak kalah dengan sistem dak konvensional. Keramik komposit secara fisik seperti balok bata akan tetapi memiliki lubang pada bagian tengahnya, beton keraton merupakan pelat berusuk. Lubang-lubang tersebut sudah dihitung sedemikian rupa dan melewati proses beberapa pengujian sehingga bahan ini dijamin kuat untuk dijadikan beton pelat lantai, sebagai solusi ngedak murah. Sistemnya seperti pekerjaan kolom bangunan, ada blok-blok keraton yang dijajar kemudian dirangkai dengan besi, beton blok yang terjajar ini kemudian disiram cairan beton.
Keuntungannya: bisa dipakai untuk bangunan 2-5lantai. Lebih murah, kekuatannya setara beton konvensional, lebih ringan dari eton biasa, 180-20kg/m2, saat pembuatan tetap memerlukan bekisting.
Kekuatan material ini sudah diuji laboratorium yang mendapat hasil bawah keratin akan melendut pada beban diatas 500 kg/m. Hasil ini sesuai dengan loading Test-II No LB/BPPU/001-12/IX/9906.09.99. ringan (sekitar 180 -225 kg/m2) dibandingkan dengan beton (sekitar 240 kg/m2), ini karena keraton memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Walaupun bobotnya ringan, hal ini tidak berpengaruh pada kualitasnya yang sejajar dengan kualitas beton K 175 yang mempunyai tegangan ijin maksimum sebesar 55 kg/cm². Bobot yang ringan ini menyebabkan beban strukur yang didukung oleh kolom bisa dihemat. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan bobot yang ringan akan memperkecil gaya gempa yang diterima oleh stuktur bangunan. Ini berarti bila mengalami keruntuhan, lantai tidak akan runtuh dalam bentuk lempengan besar dan berat tetapi dalam bentuk lempengan kecil sehingga tidak membahayakan penghuni. Dalam Rumus Newton F=m.a . Jadi jika massa bangunan berkurang maka gaya gempa yang terjadi akibat percepatan gempa juga berkurang. Adanya rongga di dalam komposit keramik beton akan memudahkan kita untuk menangkap “sinyal” bila plat/dak beton itu akan runtuh. Hal ini bisa diibaratkan dengan sepotong bambu yang digunakan sebagai perancah. Bila diinjak dan akan patah maka bambu akan memberikan “sinyal” bahwa ia akan patah, diantaranya dengan mengeluarkan suara “krek”. Berbeda jika bila perancah yang digunakan adalah kayu. “sinyal” ini tidak ada karena kayu tidak mempunyai rongga didalamnya. Bila patah ia langsung patah Juga berfungsi sebagai peredam suara dan panas dan yang mana rongga didalam bata keraton ini juga memberikan keuntungan tambahan yaitu dapat meredam panas dan bunyi karena berfungsi sebagai isolator. Sebagai elemen estetika,dapat diperlakukan dengan diekspos sehingga memberikan dampak visual natural pada design interior. Rongga juga bagus terhadap suara (lebih kedap ) juga terhadap termal, jadi mestinya lebih sunyi dan dingin. Biaya menggunakan beton kraton Ekonomis / murah. tanpa (sangat sedikit) menggunakan perancah (bekisting) kayu, tulangan hanya satu arah sehingga mengurangi pemakaian besi. Dan pemakaian beton sangat sedikit sehingga menghemat material.Dapat berfungsi sebagai perancah tetap, dipasang tanpa perlu pembongkaran. Jadi jelas dari segi perancah ada penghematan.
Lama waktu pengerjaan beton kraton lebih cepat pemasangannya, dan tidak membutuhkan perancah kayu sehingga ramah lingkungan dengan penggunaan kayu yang sangat sedikit. Pada saat pemasangan tidak menggangu lantai bawahnya, karena tidak memerlukan penyangga perancah seperti pada pembuatan plat lantai beton biasa.Lebih cepat, sehingga dapat membuat plat/dak beton tanpa harus membongkar atap rumah keseluruhan terlebih dahulu.
2. PANEL DINDING HEBEL
Super Panel Dinding Hebel memberikan banyak keuntungan untuk pemakaian dinding internal maupun eksternal. Dengan pemasangan yang efisien (satu grup/ 2 pekerja dapat memasang kurang lebih 35 m2 per hari) dan hemat, Super Panel Dinding Hebel memberikan efisiensi ruang yang lebih besar karena ketebalannya yang hanya 7,5 cm. Tersedia juga ketebalan 10 cm, 12,5 cm, atau menurut kebutuhan.
| Lebar (L) (mm) | 600 |
| Tebal (t) (mm) | 100; 125; 150 |
| Berat Jenis Kering (i)(kg/m3) | 660 |
| Berat Jenis Normal (i)(kg/m3) | 780 |
| Kuat Tekan (i)(N/mm2) | 6,2 |
| Konduktivitas Termis (i)(W/mK) | 0,2 |
| Tebal | Mm | 100 | 125 | 150 |
| Panjang Max | M3 | M | 3,00 | 4,00 |
| Berat per m2 | Kg | 78 | 97,5 | 117 |
| Ketahanan Api | jam | 1,5 | 2 | 3 |
Tapi sekedar saran saya, mending ini diperuntukkan bagi pekerjaan dak atas yang kemungkinan besar tidak ditinggali. Karena khawatir rapuh, dan dibawah ini adalah resume dari kualitas per masing-masing alternatif. Disedot dari www.dakbetonkeraton.com
Sekian dari saya untuk materi alternatif plat lantai selain memakai cara konvensional. Regards, n Salam Ridgid!!!





Tidak ada komentar:
Posting Komentar