Jumat, 28 Desember 2012

BAHAYA PEMBATASAN KETURUNAN

Telah diketahui bahwa ide pembatasan kelahiran telah berlaku dulunya pada zaman Nabi Luth. Tetapi di antara manusia itu tersebab musyriknya, ada yang berkata bahwa birth control sengaja ditujukan bagi kebaikan dengan bersumpah, padahal dia pembantah sangat jahat. Lalu dia membinasakan Hartsu yaitu menjadikan rahim istri tidak berfungsi dan tidak menghamilkan Naslu untuk jadi bayi. Perbuatan ini terwujud dengan memakai antiseptic seperti pantang berkala, minuman keras, spiral, pil, injeksi anti hamil, pemandulan, dan sebagainya. Atau dia bertindak membinasakan Naslu agar tidak berkembang dalam rahim istri, berbentuk 'azal, onani, kondom, pil, injeksi, atau antiseptik lainnya.

Kini timbul persoalan: Kenapa selama ini banyak Ulama Islam menyatakan birth control tidak terlarang?
Untuk kepentingan syahwat individualistis, banyak orang melakukan pembatasan kelahiran mengikuti tradisi musyrik karena takut kurang sandang pangan. Mereka melakukan birth control dengan tujuan kebahagiaan anak yang sudah ada atau bayi yang akan lahir tidak celaka padahal betapa banyak suami-istri beranak lebih dari lima orang, semuanya sempat hidup bahagia sampai dewasa
Suami-istri tidak harus membatasi kelahiran anak-anaknya sementara memperbanyak binatang ternaknya, tetapi hendaklah mengusahakan peningkatan dan perluasan lapangan hidup dari bahan-bahan yang telah disediakan ALLAH.
Peningkatan jumlah penduduk bukannya ditanggapi dan dihadapi dengan pembatasan kelahiran tetapi hendaklah dengan kesadaran tentang hidup serta peningkatan usaha dalam hubungan horizontal dengan masyarakat ramai dan vertikal dengan ALLAH yang wajib disembah dipatuhi.
Dari laporan Unicef di atas ini dapat diketahui bahwa kematian sekian juta orang bukanlah disebabkan kekurangan bahan pangan di dunia tetapi distribusinya yang tidak sempurna.
sistem politik dan ekonomi dunia diperbaiki akan terdapatlah kemakmuran hidup berkepanjangan tanpa penderitaan lapar di antara penduduk dunia.

Akibat dari birth control demikian ialah kerugian pelakunya di dunia kini dan di Akhirat nanti karena membunuh anak yang akan lahir dan menjadikan setan selaku pimpinan.
Anak yang seharunya lahir mereka bunuh dengan birth control, dengan arti bahwa mereka mengharamkan yang ALLAH halalkan seperti termuat pada Ayat 6/140.
clip_image002
Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka, karena kebodohan lagi tidak mengetahui[513] dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rezki-kan pada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.
Kelebihan manusia daripada makhluk lain ialah dalam hal otak dan perencanaan laba rugi, tetapi mengenai masalah keturunan ternyata pelaku birth control kehilangan rencana laba rugi dan menempatkannya kepada nilai lebih rendah.
Pemakaian kondom, Alat ini mungkin tidak menimbulkan efek sampingan bagi kesehatan suami istri yang memakai jika ditinjau sepintas lalu, tetapi akan menimbulkan gangguan kesehatan fisik dan mental si istri sesudah beberapa tahun.
Pemakai antiseptik mungkin saja mengalami efek sampingan berupa gangguan kesehatan fisik dan mental; tetapi jelas sekali akan sulit memiliki keturunan kemudiannya.
Memakai spiral yang menjadikan sperma suami tidak berfungsi untuk dihamilkan. Perbuatan ini meniadakan kepuasan yang diharapkan suami istri hingga pergaulan mereka jadi lesu tanpa semangat. Gangguan mental secara nyata dapat ditimbulkan oleh pemakaian alat ini, tetapi yang lebih berbahaya ialah kemungkinan infeksi hama penyakit dalam rahim yang biasanya sulit diatasi.
Semua cara dan alat antiseptik diatas tadi dapat menimbulkan akibat buruk tidak terduga, mungkin berbentuk kelemahan otak, impotensi, kehilangan semangat hidup, infeksi penyakit, gugur rambut, lemah panca indera, kanker dada dan sebagainya. Dan yang paling berbahaya ialah ketiadaan keturunan.
Menurut Majalah The British Medical Journal yang terbit pada bulan Mei 1975 di London, pil antihamil dapat mengakibatkan penyakit jantung dan dapat berakhir dengan kematian tiba-tiba.
Dr. Urfah bin Ujaibah dokter terkemuka di ibukota Marokko, Rabat, dalam ceramahnya khusus mengenai bahaya pil antihamil di hadapan para pemuka masyarakat, pejabat pemerintah, dan para mahasiswa mengemukakan bahwa 20% dari penderita penyakit darah tinggi di dunia ini disebabkan menggunakan pil anti hamil, dan mereka sangat sukar untuk mendapatkan pertolongan dokter.
Hampir sepuluh juta wanita Amerika Serikat kini memakai pil, yaitu sepertiga dari semua wanita yang mencoba membatasi kelahiran.
Saat kini hampir setiap satu dari dua wanita mempercayai bahwa pil itu menambah bahaya kanker dada. Sedangkan wanita-wanita lainnya mencurigai bahwa sekurang-kurangnya pil itu dapat menyebabkan gugur rambut pada mereka, menambah berat badan, dan menimbulkan bisul-bisul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar