Rabu, 26 Desember 2012

DEFINISI DAKWAH

1. Definisi Dakwah & Ilmu Dakwah
Bahasaà an-nida’ panggilan, mengajak pada sesuatu, mengajak pada suatu yang diyakini dan didukung baik hal itu salah atau benar, usaha yang dilakukan melalui perkataan atau perbuatan untuk membuat orang cenderung pada suatu faham, bermakna munajat atau do’a. Istilahà sebuah usaha melalui perkataan atau perbuatan untuk mengajak orang lain kepada da’i, atau kepada perkataan atau perbuatan yang diinginkan da’i. Dimana bertujuan agar mereka memeluk islam, mengamalkan akidah dan syariatnya.
clip_image002
Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan. (An-Nisa’:125)

clip_image004
Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama[1340] dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). (As-Syuro:13)
2. Ilmu Dakwah
Betapa penting ilmu dakwah ini, bahkan bisa disejajarkan dengan ilmu keislaman yang lain. Karena jika kita melihat ilmu ini adalah kunci dalam penyebaran agama islam, dan sebagai penjagaan kepada umat islam dari racun-racun pemikiran yang rusak, ghazwul fikri, dan penjajahan budaya yang telah menjadi krisis bagi bangsa ini.

clip_image006
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. (An-Nahl;125)
Bila demikian, bisa disimpulkan bahwa dakwah islamiyah harus dibarengi dengan hikmah, dan para da’i pun hendaknya memilikinya jika ingin membuka hati dan pikiran obyek dakwah mereka, sehingga pesan-pesan itu dapat tersampaikan. Hikmah itu sendiri mnurut beberapa ulama’ mengandung arti yang sangat lengkap dan pasti. Mengajarkan ini berarti adalah kesempurnaan dalam imu, dan menggunakannya adalah kesempurnaan amal perbuatan. Untuk mendapatkan hikmah dibutuhkan pengetahuan tentang kehidupan, kejiwaan manusia, dan kondisi masyarakat.
Ilmu dakwah islam berisi manhaj, sarana, dan cara berdakwah, berasal dari banyak sumber. Diantaranya adalah Al-Qur’an, hadits, sirah nabawiyah, dan sirah para sahabat. Semua itu akan memberikan bekal yang terus- menerus dan tidak ada habis-habisnya. Karena hanya dengan itu saja sudah terbukti bisa mewujudkan umat islam yang sangat besar. Dan hanya di tangan da’i-lah yang bisa melakukan semua itu dalam menyingkirkan kebatilan dan melemahkan kekuasaan syetan.

clip_image008
Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (Al-Ahzab:34)


3. Hubungan antara Islam, Akidah dan Ad-Din
Islam adalah mengucapkan dua kalimat syahadat, meyakini kebenaran Al-Qur’an dan sunnah serta mengamalkannya. Akidah adalah menerima dan meyakini segala sesuatu yang harus diyakini tanpa dicampuri keraguan sedikit-pun. Sedangkan Ad-Din adalah menundukkan diri kepada akidah tersebut dan melaksanakan semua yang diperintahkannya.
Maka dapat disimpulkan bahwa islam adalah akidah, agama, dan manhaj hidup seorang mukmin. Dia tidak akan meninggalkan manhaj kehidupan ini, karena manhaj ini diyakininya sangat bermanfaat untuk kehidupan. Bahkan siap membela dan memperjuangkannya, hingga bertemu Allah SWT. dalam keadaan mencintainya.
clip_image010
Katakanlah: sesungguhnya sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (Al-An’am:162)
4. Macam-macam dakwah
a. Dakwah kepada seluruh umat manusia
Dakwah umat Muhammad kepada seluruh umat manusia agar semua beragama (Islam) hanya karena Allah. Ini adalah kewajiban umat Islam secara menyeluruh sebagai konsekwensi khaira ummah.
b. Dakwah sesama kaum muslimin
Dakwah sebagian kaum muslimin atas sebagian yang lain kepada kewajiban dan saling memerintahkan antar mereka kepada yang makruf, saling mencegah dari yang munkar. Yang melaksanakan adalah kelompok tertentu yang memahami dan mengetahui hukum Islam dengan baik.
c. Dakwah di antara kaum muslimin
Dakwah diantara umat ini satu sama lain dengan menunjukkan kepada kebaikan dan memotivasi, mencegah dari keburukan dan memperingatkannya. Semua dilakukan sesuai dengan apa yang diketahuinya. Jika seorang muslim melihat saudara muslim lainnya melakukan kemungkaran, wajib ia beri nasehat, bimbingan dan penjelasan yang sesuai dengan arahan agama.
Sumber :
DAKWAH KE JALAN ALLAH
(dr. Taufik al-Wa’iy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar